G A Y A
Gaya dikenal sebagai tarika
atau dorongan yang menyebabkan pengaruh pada suatu benda.
1.
Pengaruh Gaya terhadap Benda
Gaya memiliki pengaruh terhadap benda,
dengan adanya gaya benda bergerak, benda dapat mengalami perubahan bentuk, arah
gerak, dan gerak benda. Contohnya pada kehidupan sehari-hari seperti melempar
bola, berjalan, bersepeda, dll
2.
Macam-macam Gaya
Berdasarkan sumbernya, gaya dibedakan
menjadi tiga macam yaitu gaya gravitasi, gaya gesek dan gaya magnet.
a.
Gaya Gravitasi
Gaya gravitasi bumi sering disebut gaya tarik bumi. Gaya ini menyebabkan
benda tetap menempel di bumi, manusia dapat berjalan dibumi.
Contohnya: buah kepala yang jatuh dari pohon, bola yang dilemparkan ke
atas akan jatuh kebawah
Gaya gravitasi terbesar berada dipusat bumi, akibat dari adanya gaya
gravitasi orang dapat berjalan diatas tanah, terjadi pasang-surut air laut
akibat gaya gravitasi bulan.
b.
Gaya Gesek
Gaya gesek terjadi apabila permukaan dua benda saling bertemu/bergesekan.
Misalnya terjadi gesekan antara alas kaki dengan lantai ketika berjalan. Gaya
gesek bisa diperbesar ataupun diperkecil.
Gaya gesek diperbesar terdapat pada alat-alat sebagai berikut:
1)
Membuat alur-alur pada alas sandal dan sepatu
supaya tidak tergelincir pada saat dipakai
2)
Permukaan ban dibuat beralur-alur supaya
kendaraan mudah dikemudikan
3)
Membuat kampas rem lebih kasar supaya dapat
menghambat laju kendaraan
Gaya gesek diperkecil terdapat
pada alat-alat sebagai berikut:
1)
Memperhalus permukaan benda yang bersentuhan
2)
Memasang bantalan perluru pada poros supaya
bidang sentuhnya menjadi lebih kecil
3)
Memberikan minyak pelumas pada rantai sepeda
atau motor
c.
Gaya Magnet
Gaya magnet adalah gaya yang dimiliki oleh magnet yang dapat menarik
benda-benda yang didekatkan pada magnet itu. Contoh gaya magnet misalnya peniti
dan paku yang didekatkan ke magnet akan menempel. Benda-benda yang dapat
ditarik oleh magnet disebut benda magnetis. Contohnya; paku, peniti, sendok,
kulkas,dll. Sedangkan benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet disebut benda
non-magnetis. Contohnya; kertas, plastik, kain.
1)
Sifat-sifat magnet
Magnet memiliki gaya tarik dan dapat menembus benda. Kekuatan gaya magnet
dipengaruhi oleh garis gaya magnet dan jarak benda magnetis. Daerah yang masih
terpengaruh gaya magnet disebut medan magnet. Gaya magnet terbesar terdapat
diujung atau disebut kutubnya. Kutub magnet yaitu kutub utara (U) dan kutub
selatan (S). Kutub yang sejenis jika didekatkan akan saling tolak-menolak
sedangkan kutub yang tidak sejenis didekatkan akan tarik-menarik. Jika suatu
magnet dipotong menjadi dua, maka akan menciptakan dua magnet baru.
2)
Jenis-jenis magnet
Magnet dibedakan menjadi dua macam, yaitu magnet alam dan magnet buatan. Magnet
alam yaitu batuan alami yang dapat menarik benda magnetis. Sedangkan magnet
buatan yaitu magnet yang sengaja dibuat orang dari besi atau baja untuk
tujuan-tujuan tertentu. Magnet buatan memiliki bentuk antara lain magnet U,
jarum, silinder, tapal kuda, batang.
3)
Cara membuat magnet
a)
Cara Induksi
Cara induksi yaitu dengan mendekatkan sebuah jarum ke magnet sehingga
jarum tersebut ditarik magnet. Jarum yang menempel didiamkan beberapa saat. Jarum
yang menempel pada magnet tersebut dapat menarik jarum-jarum lain karena
bersifat seperti magnet.
b)
Cara Gosokan
Cara gosokan dilakukan dengan cara menggosok-gosokan besi atau baja
dengan kutub sebuah mangnet. Semakin banyak gosokan yang dilakukan, maka
semakin kuat sifat kemagnetan besi atau baja tersebut.
c)
Cara Aliran Listrik
Cara aliran listrik dilakukan dengan melilitkan kawat pada sebuah
logam(misalnya paku). Kemudian ujung-ujung kawat itu dihungkan dengan baterai.
Semakin banyak lilitan kawat (lilitan kawat lebih rapat) maka semakin kuat
sifat kemagnetannya.
Kalau sudah, yuk coba kerjakan soal berikut
Kalau sudah, yuk coba kerjakan soal berikut
bangun anggit


Pak bangun, ini di catat semua ?
ReplyDeleteIya nak, ini dipelajari dirumah
Delete