G A Y A (IPA Kelas 5) - Belajar IPA Kelas 5 Belajar IPA Kelas 5: G A Y A (IPA Kelas 5)

Wednesday, 25 January 2017

G A Y A (IPA Kelas 5)

G A Y A
Gaya dikenal sebagai tarika  atau dorongan yang menyebabkan pengaruh pada suatu benda.

1.       Pengaruh Gaya terhadap Benda
Gaya memiliki pengaruh terhadap benda, dengan adanya gaya benda bergerak, benda dapat mengalami perubahan bentuk, arah gerak, dan gerak benda. Contohnya pada kehidupan sehari-hari seperti melempar bola, berjalan, bersepeda, dll

2.       Macam-macam Gaya
Berdasarkan sumbernya, gaya dibedakan menjadi tiga macam yaitu gaya gravitasi, gaya gesek dan gaya magnet.
a.       Gaya Gravitasi
Gaya gravitasi bumi sering disebut gaya tarik bumi. Gaya ini menyebabkan benda tetap menempel di bumi, manusia dapat berjalan dibumi.
Contohnya: buah kepala yang jatuh dari pohon, bola yang dilemparkan ke atas akan jatuh kebawah
Gaya gravitasi terbesar berada dipusat bumi, akibat dari adanya gaya gravitasi orang dapat berjalan diatas tanah, terjadi pasang-surut air laut akibat gaya gravitasi bulan.
b.       Gaya Gesek
Gaya gesek terjadi apabila permukaan dua benda saling bertemu/bergesekan. Misalnya terjadi gesekan antara alas kaki dengan lantai ketika berjalan. Gaya gesek bisa diperbesar ataupun diperkecil.
Gaya gesek diperbesar terdapat pada alat-alat sebagai berikut:
1)      Membuat alur-alur pada alas sandal dan sepatu supaya tidak tergelincir pada saat dipakai
2)      Permukaan ban dibuat beralur-alur supaya kendaraan mudah dikemudikan
3)      Membuat kampas rem lebih kasar supaya dapat menghambat laju kendaraan
Gaya gesek diperkecil terdapat pada alat-alat sebagai berikut:
1)      Memperhalus permukaan benda yang bersentuhan
2)      Memasang bantalan perluru pada poros supaya bidang sentuhnya menjadi lebih kecil
3)      Memberikan minyak pelumas pada rantai sepeda atau motor

c.       Gaya Magnet
Gaya magnet adalah gaya yang dimiliki oleh magnet yang dapat menarik benda-benda yang didekatkan pada magnet itu. Contoh gaya magnet misalnya peniti dan paku yang didekatkan ke magnet akan menempel. Benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet disebut benda magnetis. Contohnya; paku, peniti, sendok, kulkas,dll. Sedangkan benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet disebut benda non-magnetis. Contohnya; kertas, plastik, kain.
1)      Sifat-sifat magnet
Magnet memiliki gaya tarik dan dapat menembus benda. Kekuatan gaya magnet dipengaruhi oleh garis gaya magnet dan jarak benda magnetis. Daerah yang masih terpengaruh gaya magnet disebut medan magnet. Gaya magnet terbesar terdapat diujung atau disebut kutubnya. Kutub magnet yaitu kutub utara (U) dan kutub selatan (S). Kutub yang sejenis jika didekatkan akan saling tolak-menolak sedangkan kutub yang tidak sejenis didekatkan akan tarik-menarik. Jika suatu magnet dipotong menjadi dua, maka akan menciptakan dua magnet baru.
2)      Jenis-jenis magnet
Magnet dibedakan menjadi dua macam, yaitu magnet alam dan magnet buatan. Magnet alam yaitu batuan alami yang dapat menarik benda magnetis. Sedangkan magnet buatan yaitu magnet yang sengaja dibuat orang dari besi atau baja untuk tujuan-tujuan tertentu. Magnet buatan memiliki bentuk antara lain magnet U, jarum, silinder, tapal kuda, batang.


3)      Cara membuat magnet
a)       Cara Induksi
Cara induksi yaitu dengan mendekatkan sebuah jarum ke magnet sehingga jarum tersebut ditarik magnet. Jarum yang menempel didiamkan beberapa saat. Jarum yang menempel pada magnet tersebut dapat menarik jarum-jarum lain karena bersifat seperti magnet.


b)      Cara Gosokan
Cara gosokan dilakukan dengan cara menggosok-gosokan besi atau baja dengan kutub sebuah mangnet. Semakin banyak gosokan yang dilakukan, maka semakin kuat sifat kemagnetan besi atau baja tersebut.
c)       Cara Aliran Listrik
Cara aliran listrik dilakukan dengan melilitkan kawat pada sebuah logam(misalnya paku). Kemudian ujung-ujung kawat itu dihungkan dengan baterai. Semakin banyak lilitan kawat (lilitan kawat lebih rapat) maka semakin kuat sifat kemagnetannya.

Kalau sudah, yuk coba kerjakan soal berikut
bangun anggit

2 comments: